Kamis, 27 Maret 2014

MUHAMMAD IMAM AKBAR
BSA IV B
1125020063



PERBANDINGAN BUKU KRITIK SASTRA

            Secara khusus penulis akan mengungkapkan perbandingan antara dua buah karya yang berkaitan dengan studi sastra. Yakni membandingkan buku yang isinya mengkaji pembahasan yang sama. Dalam hal ini, penulis memandingkan buku yang berjudul AN-NAQD AL-ADABY KRITIK SASTRA HIJAU DAUN yang ditulis oleh DR.H.A. Wahid Sy. dengan buku KRITIK SASTRA yang ditulis oleh Drs. Atar Semi.
            Setelah mengkaji salah satu objek pembahasan dari kedua buah buku, yaitu tentang “jenis-jenis kritik sastra” yang terdapat pada Bab V dari buku yang akan dibandingkan (Kritik Sastra Hijau Daun), ditemukan banyak jenis kritik sastra yang dijelaskan. Salah satu jenis kritik sastranya, yaitu kritik judicial. Dalam buku DR.H.A. Wahid Sy. ini dijelaskan “Kritik judicial adalah suatu kritik yang berusaha mengemmukakan penilaian atau penghakiman terhadap sesuatu karya sastra, serta menghubungkannya dengan norma-norma penilaian, baik secara implisit maupun eksplisit tetap akan terdapat dalam segala tipe kritik sastra, betapa pun impersonalnya kritik tersebut”.
            Sedangkan kritik judicial dalam buku Drs. Atar Semi yang terdapat pada Bab I, yaitu “kritik sastra yang sifatnya memberi penilaian terhadap pengarang dan karyanya”.
Dari definisi jenis kritik sastra di atas, jika dibandingkan keduanya memiliki tujuan yang sama, hanya saja pada buku pertama dijelaskan secara lebih luas sedangkan buku yang kedua lebih singkat.
            Jenis kritik sastra yang kedua yaitu kritik induktif. Dalam buku pertama dijelaskan “Kritik induktif adalah jenis kritik yang bertujuan mengumpulkan fakta-fakta yang ada hubungannya atau referensinya dengan suatu karya seni, metode-metodenya, hubungannya dengan waktu penciptaan, serta menyusunnya menjadi suatu urutan dan susunan yang rapi, dan akhirnya melukiskannya dengan teratur”.
            Sedangkan pada buku yang kedua dijelaskan bahwa kritik induktif, yaitu kritik sastra yang tidak mau mengakui adanya aturan-aturan atau ukuran-ukuran yang ditetapkan sebelumnya.
            Dari dua pengertian di atas dapat dibandingkan pula, penjelasan dari keduanya berbeda, pada buku pertama dijelaskan menurut tujuannya sedangkan pada buku kedua dijelaskan sebagaimana pengertiannya.
            Selain itu, jenis karya sastra yang lain seperti jenis kritik sastra impressionistik, historis, formalis, tesktual yang ada pada buku pertama dijelaskan satu persatu secara panjang lebar, sedangkan pada buku kedua jenis kritik sastra tersebut dikelompokan berdasarkan tipe sejarah, sehingga penjelasannya sangat singkat.
            Namun berbeda dengan perbandingan empat jenis kritik sastra, yaitu kritik memetik, pragmatik, ekspresif, dan kritik obyektif. Pada buku pertama pembahasannya berada di akhir, kemudian penjelasannya secara singkat, sedangkan pada buku kedua dijelaskan secara lebih jelas dan pembahasannya terletak di bagian awal setelah pembahasan kritik sastra judicial.
            Setelah membandingkan beberapa jenis kritik sastra, secara keseluruhan perbedaannya terletak pada penjelasan penulis dalam mengungkapkan teori-teorinya. Selain itu pembagian jenis kritik sastra secara global diungkapkan pada buku yang pertama sementara pada buku kedua pembagian jenis kritik sastra ditinjau dari beberapa segi/aspek.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar