BSA IV B
1125020063
PERBANDINGAN BUKU KRITIK SASTRA
Secara khusus penulis akan
mengungkapkan perbandingan antara dua buah karya yang berkaitan dengan studi
sastra. Yakni membandingkan buku yang isinya mengkaji pembahasan yang sama.
Dalam hal ini, penulis memandingkan buku yang berjudul AN-NAQD AL-ADABY KRITIK
SASTRA HIJAU DAUN yang ditulis oleh DR.H.A. Wahid Sy. dengan buku KRITIK SASTRA
yang ditulis oleh Drs. Atar Semi.
Setelah mengkaji salah satu objek
pembahasan dari kedua buah buku, yaitu tentang “jenis-jenis kritik sastra” yang
terdapat pada Bab V dari buku yang akan dibandingkan (Kritik Sastra Hijau Daun),
ditemukan banyak jenis kritik sastra yang dijelaskan. Salah satu jenis kritik
sastranya, yaitu kritik judicial. Dalam buku DR.H.A. Wahid Sy. ini dijelaskan “Kritik
judicial adalah suatu kritik yang berusaha mengemmukakan penilaian atau
penghakiman terhadap sesuatu karya sastra, serta menghubungkannya dengan
norma-norma penilaian, baik secara implisit maupun eksplisit tetap akan
terdapat dalam segala tipe kritik sastra, betapa pun impersonalnya kritik
tersebut”.
Sedangkan kritik judicial dalam buku
Drs. Atar Semi yang terdapat pada Bab I, yaitu “kritik sastra yang sifatnya memberi
penilaian terhadap pengarang dan karyanya”.
Dari
definisi jenis kritik sastra di atas, jika dibandingkan keduanya memiliki
tujuan yang sama, hanya saja pada buku pertama dijelaskan secara lebih luas
sedangkan buku yang kedua lebih singkat.
Jenis kritik sastra yang kedua yaitu
kritik induktif. Dalam buku pertama dijelaskan “Kritik induktif adalah jenis
kritik yang bertujuan mengumpulkan fakta-fakta yang ada hubungannya atau
referensinya dengan suatu karya seni, metode-metodenya, hubungannya dengan
waktu penciptaan, serta menyusunnya menjadi suatu urutan dan susunan yang rapi,
dan akhirnya melukiskannya dengan teratur”.
Sedangkan pada buku yang kedua
dijelaskan bahwa kritik induktif, yaitu kritik sastra yang tidak mau mengakui
adanya aturan-aturan atau ukuran-ukuran yang ditetapkan sebelumnya.
Dari dua pengertian di atas dapat
dibandingkan pula, penjelasan dari keduanya berbeda, pada buku pertama dijelaskan
menurut tujuannya sedangkan pada buku kedua dijelaskan sebagaimana pengertiannya.
Selain itu, jenis karya sastra yang
lain seperti jenis kritik sastra impressionistik, historis, formalis, tesktual
yang ada pada buku pertama dijelaskan satu persatu secara panjang lebar,
sedangkan pada buku kedua jenis kritik sastra tersebut dikelompokan berdasarkan
tipe sejarah, sehingga penjelasannya sangat singkat.
Namun berbeda dengan perbandingan
empat jenis kritik sastra, yaitu kritik memetik, pragmatik, ekspresif, dan
kritik obyektif. Pada buku pertama pembahasannya berada di akhir, kemudian
penjelasannya secara singkat, sedangkan pada buku kedua dijelaskan secara lebih
jelas dan pembahasannya terletak di bagian awal setelah pembahasan kritik
sastra judicial.
Setelah membandingkan beberapa jenis
kritik sastra, secara keseluruhan perbedaannya terletak pada penjelasan penulis
dalam mengungkapkan teori-teorinya. Selain itu pembagian jenis kritik sastra
secara global diungkapkan pada buku yang pertama sementara pada buku kedua
pembagian jenis kritik sastra ditinjau dari beberapa segi/aspek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar